Rabu, 30 Desember 2009

'menyadur' (syair by jagoonk)

I.
Tidak ada yang bisa menjelaskan tentang sendu yang kurasakan. Tidak ada yang bisa menjelaskan mengapa kopi berasa pahit dan gula berasa manis? Senja masih bersembunyi di balik abuabu langit yang sembilu entah apa yang dirasakan langit atau langit serasa sendiri. Di kamar yang kecil, aku memandang jauh ke arah cakrawala. Ke arah pelabuhan kecil di seberang rumahku. Tak ada kapal yang bersandar padanya, tak ada tali yang ditambatkan pada tiangtiang dermaga. Mengapa pelabuhan kecil tak pernah bersedih ketika tak ada kapal lagi yang bersandar padanya?
Mungkin aku seperti pelabuhan kecil di seberang rumahku, yang tahu kapan bersikap lembut dan tegar. Namun, aku masih belajar bersikap tegar. Aku belum setegar pelabuhan kecil yang tak pernah menangis ketika kapal pergi meninggalkannya.

II.
Aku merasa dekat dengan surga. Entah surga seperti apa, bahkan aku tidak pernah melihat surga. Surgaku dan surga Tuhan mungkin berbeda. Di Surgaku, hanya ada satu bidadari, pantai senja yang merah disertai camarcamar yang mengalun rindu. Nyanyian ombak yang menderuderu. Namun, surgaku tak abadi bahkan akan cepat luruh. Aku hanya ingin sejenak berada di surgaku.

III.
Kau masih ingat sepotong sajak yang kubacakan untukmu, yang fana adalah waktu. Kita abadi. Kau dan aku abadi setidaknya dalam kotakku. Aku masih menyimpan kotak tersebut dalam ruang dan waktu yang aku sendiri bingung mejelaskannya.

IV.
Sepotong roti yang kau titipkan padaku masih utuh, aku tidak ingin memakannya karena aku tidak bisa memakannya. Aku sudah tidak bisa membedakan manis dan pahit. Sepotong roti kuletakkan di atas meja yang menghadap jendela tepat menghadap cakrawala. Di atasnya, burungburungkertas—merah, hijau, kuning, dan biru yang juga kautitipkan padaku—kubiarkan terbang di jendela. Aku ingin meluruhkan segala rasa. Aku ingin menjadi malaikat seutuhnya, menemanimu tanpa sekalipun terlihat olehmu.


*tulisan2 ini ditulis temen, dulu dia kaka klasq waktu SMA, aq heran bgt anak bandel kaya gitu knapa bisa nulis kaya gini?haha..
sebenernya masih banyak bgt tulisan dia, tapi aq cuma ambil ini soalnya menurutq ini baguss..padahal aq jg g suka baca beginian tapi pas aq baca ini ko tnyata simpel, g lebay yaudaa aq masukin ajaa hehe

4 komentar:

Anonim mengatakan...

tulisan indah

Unknown mengatakan...

Selamat Tahun Baru 2010!!

ochiopiopio mengatakan...

baaguuusss...:)

Agung Dwi Ertato mengatakan...

http://retorikabelaka.blogspot.com/
untuk sajak2 yang lain

Posting Komentar