Selasa, 29 Desember 2009

Korban Tenggelam di Banjir Kanal Timur

Jenazah Siswa SMP Ditemukan di Dasar Sungai


Semarang, CyberNews. Jenazah remaja yang tenggelam di Sungai Banjir Kanal Timur, Mohammad Ratoil (12), warga Karanglo, Gemah, Pedurungan, dapat ditemukan oleh Tim SAR gabungan, Selasa (29/12) siang.

Tubuh pelajar SMP kelas 1 itu, ditemukan di dasar sungai dengan kedalaman sekitar 10 meter, tak jauh dari lokasi korban tenggelam di bawah Jembatan Belibis, Kelurahan Gemah, Pedurungan.

Saat ditemukan, korban yang hanya mengenakan celana pendek itu badannya dalam kondisi kaku namun tidak menggelembung. Ibu korban, Romiati, dan sejumlah kerabat menangis histeris saat melihat jenazah remaja yang akrab dipanggil Toil itu, diangkat oleh petugas penyelam dari Basarnas Kota Semarang dan Brimob Polda Jateng.
Romiati bahkan sempat pingsan ketika melihat jenazah anaknya dibawa petugas menuju rumahnya, yang lokasinya tak jauh dari sungai tersebut.

Petugas kepolisian dari Polresta Semarang Timur mengambil sidik jari korban. Selanjutnya, jenazah Toil langsung dibawa ke rumah duka dan dikuburkan di tempat pemakaman umum di kampung setempat.

Ayah korban, Abdullah mengatakan pihak keluarga berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses pencarian jenazah anaknya. "Kepada semua pihak yang membantu pencarian, saya ucapkan terima kasih atas bantuannya," ujarnya singkat, sembari menahan tangis.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pelajar kelas 1 SMP tenggelam di Sungai Banjir Kanal Timur, tepatnya di bawah Jembatan Belibis, Kelurahan Gemah, Pedurungan, Senin (28/12). Korban diketahui bernama Ratoil (12), warga Karanglo, Gemah, Pedurungan.

Peristiwa nahas itu bermula ketika Toil menggunakan waktu liburan sekolah untuk bermain. Bersama 9 orang teman sebaya lainnya, korban tiba di jembatan Belibis sekitar pukul 09.00 WIB.

Pada awalnya, korban yang memang tidak bisa berenang hanya bermain di sungai yang mempunyai kedalaman sekitar 1 meter. Anak bungsu dari Abdullah dan Romiati itu, beberapa kali ditolong temannya karena nyaris tenggelam.

Meski demikian, Toil dan teman-temannya justru nekat terjun di sungai yang mempunyai kedalaman sekitar 6 meter lebih. Ia pun akhirnya tenggelam. Proses pencarian sempat dihentikan karena arus air mulai deras.

( Adi Prianggoro / CN13 )

0 komentar:

Posting Komentar